• Kontak Kami
  • Hotline : 083811131344
  • SMS : 083811131344
  • BBM : 5C58CBCC

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » waspada obesitas

waspada obesitas

Diposting pada 9 April 2015 oleh khanza

waspada obesitas

Pada umumnya setiap orang mendambakan bobot badan yang ideal, apalagi bagi seorang wanita. Namun, tidak sedikit wanita yang memiliki masalah kegemukan hingga masalah obesitas. Bahkan, obesitas merupakan masalah yang mendunia, tidak terkecuali di

Indonesia. Yuk, kita pahami obesitas secara mendalam.
arthritis, diabetes melitus tipe 2, hingga hipertensi.
ngka kejadian obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun. Laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2003 menyebutkan bahwa lebih dari 300 juta orang dewasa di dunia menderita obesitas. Bahkan, sebanyak 280.000 orang di Amerika meninggal dunia akibat obesitas setiap tahunnya. Diperkirakan 10 dari 100 penduduk di Jakarta menderita obesitas. Parahnya, obesitas biasanya memicu terjadinya penyakit lain, seperti penyakit jantung,

Orang-orang dengan permasalahan obesitas cenderung disalahkan oleh masyarakat sebagai orang yang tidak memiliki semangat yang kuat untuk menurunkan bobot badan (lack of will power). Selama ini, faktor-faktor yang dianggap sebagai penyebab obesitas antara lain pola makan yang salah, kurang olahraga, kelainan metabolisme, dan faktor genetika.

Sering menjadi pertanyaan sebagian besar masyarakat, mengapa sama-sama makan, tetapi yang satu gemuk yang lain tidak? Definisi gemuk menurut pendapat banyak orang adalah banyaknya lemak yang tertimbun di dalam tubuh sehingga membuat badan terlihat tidak indah. Kelebihan bobot badan (overweight) dan kegemukan (obesitas) merupakan dua kata yang sering diucapkan saat ada seseorang yang menimbang bobot badan dan tidak sesuai dengan perhitungan rumus yang ada.

Kelebihan bobot badan dapat sangat mengganggu penampilan bagi sebagian orang. Meskipun demikian, ada juga sebagian orang yang benar-benar mempercayai slogan “big is beautiful atau gemuk itu indah”. Di sisi lain, masih banyak orang yang menganggap bahwa kegemukan

 

 

 

fungsinya tidak terganggu maka kelebihan gula di dalam darah akan segera diubah dan disimpan atau digunakan untuk metabolisme tubuh.

Gula darah merupakan bahan bakar utama yang akan diubah menjadi energi. Kadar gula darah akan merangsang sel beta pulau Langerhans untuk mengeluarkan insulin. Gula dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel-sel jaringan tubuh lainnya, seperti otot dan jaringan lemak sebelum ada hormon insulin. Dengan kata lain, insulin merupakan kunci untuk membuka pintu sel jaringan, memasukkan gula ke dalam sel, dan menutup pintu kembali. Selanjutnya, gula dibakar menjadi energi yang berguna untuk beraktivitas di dalam sel. Meskipun insulin telah diproduksi dalam cukup, bisa saja terjadi ketidakstabilan gula dalam darah jika

terjadi kerusakan reseptor insulin dalam organ hati dan jaringan.

Ada beberapa pendapat yang merumus- kan faktor penyebab terjadinya diabetes melitus, di antaranya faktor keturunan, virus dan bakteri, beberapa bahan toksik atau beracun, penyakit yang berhubungan dengan nutrisi, serta adanya penyakit lain. Seperti yang sedang kita bahas sekarang, obesitas atau kegemukan dapat menjadi faktor pencetus terjadinya diabetes.

Mari kita ingat kembali bahwa obesitas terjadi akibat adanya pembesaran lemak di dalam tubuh, selanjutnya lemak tersebut akan mengeluarkan beberapa zat peptida (protein) dan asam lemak bebas (free fatty acid atau FFA) yang sangat memengaruhi proses metabolisme di dalam tubuh.

Saat sel lemak membesar maka peptida- peptida diproduksi dalam jumlah banyak. Peningkatan pelepasan FFA dari sel lemak yang membesar dapat meningkatkan asupan lemak ke dalam hati dan jaringan perifer. Peningkatan jumlah FFA dapat mengurangi penggunaan glukosa oleh jaringan melalui mekanisme yang masih diperdebatkan. Pada keadaan tertentu, konsekuensi peningkatan asupan asam lemak ini menyebabkan penurunan penyerapan insulin oleh hati (50% insulin dari pankreas yang ditranspor ke hati). Alhasil, peningkatan insulin pada sirkulasi perifer tidak dapat dihindarkan.

 

resistensi

insulin.

Asam lemak FFA bisa juga meningkatkan lemak yang disimpan dalam hati dan berperan pada perkembangan resistensi insulin. Peningkatan FFA yang masuk ke dalam otot dapat meningkatkan trigliserida otot yang berperan pada perkembangan resistensi insulin di jaringan tersebut. Pada akhirnya akan terjadi peristiwa peningkatan glukosa di dalam darah.

 

 

Gejala-gejala yang terjadi pada penderita diabetes sangat bervariasi. Gejala umum yang biasa dirasakan adalah sering buang air kecil terutama pada malam hari (poliuria), sering haus (polidipsia), dan sering lapar (polifagia). Hal lain yang sering menyebabkan penderita diabetes datang ke dokter antara lain kelainan kulit seperti gatal yang tak kunjung sembuh, keputihan, kesemutan, tubuh menjadi lemah, cepat lelah, infeksi saluran kemih, impotensi pada penderita yang cukup kronis, dan gangguan penglihatan.

Berikut pengelompokan diabetes berdasarkan gejalanya.

  1. DM tipe 1 atau DMTI (Diabetes Melitus Tergantung Insulin).
  2. DM tipe 2 atau DMTTI (Diabetes Melitus Tidak Tergantung Insulin).
  3. DMTM (Diabetes Melitus Terkait Malnutrisi).
  4. Diabetes melitus yang berhubungan dengan keadaan atau sindrom tertentu.

Obesitas atau kegemukan lebih sering menyebabkan terjadinya penyakit diabetes melitus tipe 2. Berdasarkan statistik populasi WHO, sebanyak 40 60% pasien obesitas akan berkembang menjadi penderita diabetes melitus tipe 2 dan memiliki tekanan darah tinggi. Sementara itu, 60—90% individu dengan diabetes melitus tipe 2 pernah mengalami obesitas.

Beberapa parameter yang dapat digunakan untuk mengetahui seseorang menderita diabetes antara lain jika kadar glukosa darah puasa lebih dari 126 mg/dLatau kadar glukosa 2 jam setelah minum larutan glukosa 75 gram menunjukkan kadar gula darah lebih dari 200 mg/dL.

Bagikan informasi tentang waspada obesitas kepada teman atau kerabat Anda.

waspada obesitas | Caca.co.id

Komentar dinonaktifkan: waspada obesitas

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR