• Kontak Kami
  • Hotline : 083811131344
  • SMS : 083811131344
  • BBM : 5C58CBCC

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » manfaat daun sirih

manfaat daun sirih

Diposting pada 11 April 2015 oleh khanza

manfaat daun sirih

Beberapa literatur menyebutkan bahwa daun sirih yang merupakan bahan utama menginangm memiliki sifat styp- tic (menahan perdarahan), vulnerary (menyembuhkan luka kulit), stomachic{obat saluran pencernaan), menguatkan gigi, dan membersihkan tenggorokan. Ada pula yang menyatakan daun sirih selain memiliki kemampuan antiseptik, mempunyai kekuatan sebagai antioksidasi dan fungisida. Minyak atsiri dan ekstraknya pun mampu melawan beberapa bakteri gram positif dan gram negatif. Tentunya, literatur-literatur yang dimaksud ditulis berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh orang-orang atau lembaga yang memiliki kepedulian terhadap keberadaan daun sirih. Kepedulian itu bisa dikatakan merupakan reaksi atas kenyataan empiris yang terus berkembang di

masyarakat, yakni memanfaatkan daun sirih untuk pengobatan atau penyembuhan penyakit.

Pemakaian daun sirih untuk obat disebabkan adanya minyak atsiri yang dikandungnya. Dalam hal ini Prof. J. F. Eykman, seorang ahli kimia pada masa penjajahan Belanda, melakukan upaya pemisahan minyak atsiri dari daun sirih. Usaha tersebut dilakukan di Kebun Raya Bogor pada tahun 1885. Setelah dipisahkan, ternyata sepertiga dari minyak atsiri tersebut terdiri dari phenol dan sebagian besar adalah kavikol. Kavikol inilah yang memberikan bau khas daun sirih dan memiliki daya pembunuh bakteri lima kali lipat dari phenol biasa.

Sirih termasuk tanaman sulur-suluran atau merambat. Biasanya, bagian tanaman yang dimanfaatkan manusia adalah daunnya. Menurut Penelope Oldy, penulis buku Handbook ofOver the Counter Herbal Medicine, meskipun sangat sedikit digunakan dalam pengobatan modem, sulur- suluran ini bersifat astringen, diuretik, dan anti peradangan. Di samping itu, bisa memperbaiki sirkulasi darah dan dapat membantu mengatasi atau mengontrol perdarahan. Ekstraknya dapat digunakan, baik secara internal maupun eksternal untuk varises serta mencegah dan menyembuhkan

radang gusi dan radang tenggorokan. Karenanya, tidak mengherankan jika Hildegard of Bingen menyarankan agar sulur-suluran digunakan sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit gigi dan gusi.

Buah dari tanaman sulur-suluran ini bisa dibuat menjadi anggur yang memiliki daya penyembuhan, tentunya jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Manfaat anggur buah sulur- suluran antara lain menurunkan kadar kolesterol dan memberikan efek proteksi atau perlindungan terhadap serangan penyakit jantung.

Sadar akan kandungan, manfaat, dan khasiat yang dimiliki daun sirih, tidak sedikit orang atau lembaga yang

Beberapa literatur menyebutkan bahwa daun sirih yang merupakan bahan utama menginangm memiliki sifat styp- tic (menahan perdarahan), vulnerary (menyembuhkan luka kulit), stomachic{obat saluran pencernaan), menguatkan gigi, dan membersihkan tenggorokan. Ada pula yang menyatakan daun sirih selain memiliki kemampuan antiseptik, mempunyai kekuatan sebagai antioksidasi dan fungisida. Minyak atsiri dan ekstraknya pun mampu melawan beberapa bakteri gram positif dan gram negatif. Tentunya, literatur-literatur yang dimaksud ditulis berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh orang-orang atau lembaga yang memiliki kepedulian terhadap keberadaan daun sirih. Kepedulian itu bisa dikatakan merupakan reaksi atas kenyataan empiris yang terus berkembang di

masyarakat, yakni memanfaatkan daun sirih untuk pengobatan atau penyembuhan penyakit.

Pemakaian daun sirih untuk obat disebabkan adanya minyak atsiri yang dikandungnya. Dalam hal ini Prof. J. F. Eykman, seorang ahli kimia pada masa penjajahan Belanda, melakukan upaya pemisahan minyak atsiri dari daun sirih. Usaha tersebut dilakukan di Kebun Raya Bogor pada tahun 1885. Setelah dipisahkan, ternyata sepertiga dari minyak atsiri tersebut terdiri dari phenol dan sebagian besar adalah kavikol. Kavikol inilah yang memberikan bau khas daun sirih dan memiliki daya pembunuh bakteri lima kali lipat dari phenol biasa.

Sirih termasuk tanaman sulur-suluran atau merambat. Biasanya, bagian tanaman yang dimanfaatkan manusia adalah daunnya. Menurut Penelope Oldy, penulis buku Handbook ofOver the Counter Herbal Medicine, meskipun sangat sedikit digunakan dalam pengobatan modem, sulur- suluran ini bersifat astringen, diuretik, dan anti peradangan. Di samping itu, bisa memperbaiki sirkulasi darah dan dapat membantu mengatasi atau mengontrol perdarahan. Ekstraknya dapat digunakan, baik secara internal maupun eksternal untuk varises serta mencegah dan menyembuhkan

radang gusi dan radang tenggorokan. Karenanya, tidak mengherankan jika Hildegard of Bingen menyarankan agar sulur-suluran digunakan sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit gigi dan gusi.

Buah dari tanaman sulur-suluran ini bisa dibuat menjadi anggur yang memiliki daya penyembuhan, tentunya jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Manfaat anggur buah sulur- suluran antara lain menurunkan kadar kolesterol dan memberikan efek proteksi atau perlindungan terhadap serangan penyakit jantung.

 

Bagikan informasi tentang manfaat daun sirih kepada teman atau kerabat Anda.

manfaat daun sirih | Caca.co.id

Komentar dinonaktifkan: manfaat daun sirih

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 10%
Rp 190.000 Rp 210.000
Ready Stock
SIDEBAR