Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » Harapan Hidup Pasien Kanker Lebih Lama dengan Terapi Paliatif

Harapan Hidup Pasien Kanker Lebih Lama dengan Terapi Paliatif

Diposting pada 14 Mei 2016 oleh khanza

Tidak mudah menima vonis terkena kanker yang sangat mematikan. Akibatnya, ketika divonis menjadi cobaan terbesar bagi penderita, keluarga penderita hingga dokter yang menangani. Sulitnya menerima kenyataan vonis membuat seseorang drop. Namun bukan berarti tanpa solusi. Terapi paliatif membuat penderita kanker dapat memiliki kualitas hidup yang baik, meski penyakitnya sulit disembuhkan. Seperti apa?

Ketika divonis kanker terasa hidup akan berakhir secepatnya.Terus kepikiran hingga akhirnya drop.Cobaan penderita kanker memang berat, namun dengan perawatan atau terapi paliatif penderita kanker akan memiliki kualitas hidup yang baik. Menurut dr. Bob Andinata, SpB (K) Onk. dokter spesialis bedah onkologi, perawatan paliatif adalah meringankan penderitaan pasien yang sudah sakit parah, keadaan sulit disembuhkan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien

Perawatan paliatif ini biasanya diterapkan pada penderita kanker stadium akhir atau lanjut Perawatan ini juga dilakukan pada pasien penyakit motor-neuron, penyakit neurologist penyakit degeneratif saraf, penderita HIV/AIDS, penyakit paru obstruktif kronis (COPD), stroke, parkinson, gagal jantung, gagal ginjal, gangguan metabolisme stadium lanjut, dan penyakit genetika Sampai saat ini, pasien kanker stadium lanjut merupakan pasien terbanyak yang ditangani tim paliatif.

Harapan Hidup  Pasien Kanker  Lebih Lama dengan Terapi Paliatif

Perawatan Paliatif. Umumnya pasien dengan penyakit kanker berpikir sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Perawatan paliatif dibutuhkan untuk membantu pasien lepas dari penderitaannya baik nyeri berkepanjangan maupun keluhan lain. Kondisi ini juga akan membantu meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya

Perawatan paliatif sebagai suatu pendekatan untuk memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga yang memiliki masalah penyakit yang mengancam jiwa.Caranya melalui tindakan pencegahan dan mengatasi penderitaan dengan cara deteksi ini dan penilaian yang akurat, serta mengatasi nyeri dan gejala lain, baik fisik, psikososial dan spiritual. Perawatan ini dapat meringankan beban dan penderitaan pasien agar tetap punya semangat

Tujuan perawatan paliatif adalah  agar penderita penyakit berat dapat menjalani hari-hari sakitnya dengan semangat dan tidak putus asa, serta memberi dukungan agar mampu melakukan hal-hal yang masih bisa diakukan dan bermanfaat bagi spiritual pasien. Inti perawatan ini berupa dukungan dan motivasi ke pasien.

Prinsipnya, perawatan paliatif mefiptii: menghargai kehidupan dan menganggap “proses menjelang kematian” sebagai proses normal, tidak bertujuan mempercepat atau menunda kematian, serta memberikan pasien peranan yang penting dalam pengambilan keputusan. Perawatan paliatif juga mengatasi gejala yang muncul, mengintegrasikan aspek psikologis, emosional, spiritual dan sosial pasien dan keluarganya dengan memperhatikan kultur yang dianut

Perawatan paliatif juga memiliki prinsip menghindari tindakan yang sia-sia, memberikan dukungan untuk membantu pasien agar dapat hidup aktif sesuai kondisinya sebelum meninggal. Perawatan ini juga memberikan dukungan kepada keluarga dan yang merawat menghadapi masalah yang ada selama pasien sakit dan setelah pasien meninggal, serta menggunakan pendekatan tim dalam mengatasi kebutuhanpasien dan keluarganya

Dalam melakukan perawatan paliatif ini, dibutuhkan kerjasama antara dokter, perawat terapis, sosial media, psikolog, rohaniawari, relawan dan protesi lain yang diperlukan. Jadi, perawatan paliatif dilakukan oleh sebuah tim yang terdiri dari berbagai disiplin dan spesialis di bidang kedokteran, keperawalan, psikologi, sosial dan spiritual. Tim bekerja secara interdisiplin dan melalaikan pembahasan kasus secara reguler untuk menentukan rencana yang terpadu.

Titik berat perawatan ini adalah pengendalian gejala dan keluhan, serta bukan terhadap penyakitnya karena penyakit utama tidak bisa disembuhkan. Dengan begitu, pasien terbebas dari penderitaan akibat keluhan sehingga kehidupannya tetap berkualitas dan bisa menjalani akhir hidupnya dengan nyaman dan tenang.

Setiap keluhan yang timbul ditangani dengan pemberian obat untuk mengurangi rasa sakit. Keluhan yang biasanya muncul adalah nyeri, gangguan saluran pencernaan (mual, muntah, diare, konstipasi), gangguan kulit (gatal, kering atau akibat berbaring terlalu lama), kelemahan umum, gangguan respirasi, kelemahan anggota gerak, gangguan saluran kemih dan perasaan bingung.

Perawatan ini bisa mengeksplorasi pasien dan keluarganya bagaimana memberikan perhatian khusus terhadap penderita, penanggulannya, serta kesiapannya untuk menghadapi kematian. Pasien diajak agar lebih bisa menerima keadaan sehingga bisa menjalani kehidupan, meski umurnya tak lama lagi. Pasalnya, kualitas hidup pasien akan terus memburuk atau menurun jika harapan pasien tidak sesuai dengan kenyataan yang ada

Harapan Hidup  Pasien Kanker  Lebih Lama dengan Terapi Paliatif (2)

Keluarga Jadi Kunci. Setiap penyakit ada harapan untuk sembuh, tetapi jangan memberikan harapan palsu. Harapan harus disesuaikan dengan hast pemeriksaan. Detam perawatan ini keluarga merupakan kunci makna hidup. Selain mengurangi gejala-gejala yang muncul, perawatan paliatif juga memberikan dukungan dalam hal spiritual dan psikososial.

Perawatan paliatif membolehkan pasien kanker parah dirawat di rumah didampingi keluarga. Ketika dirawat di rumah, pasien akan merasa lebih nyaman serta bisa membantu meringankan beban dan pikiran sehingga lebih siap menghadapi kematian. Ketika dirawat di rumah, pasien dan keluarga bisa berkonsultasi dengan tim paliatif lewat telepon untuk mengatasi masalah psikologis, emosional, spiritual dan sosial.

Jika memungkinan, pasien bisa berkonsultasi langsung ke rumah sakit dengan tim paliatif. Namun, pelaksanaan pasien sakit parah tidak dapat disembuhkan dengan ditekankan pada psikologis, emosional, spiritual dan sosial. Faktor-faktor tersebut saing berhubungan. Biasalah satu faktor tidak ditangani dengan benar maka akan menimbulkan masalah atau memperbesar masalah pada aspek yang lain.

Perawatan ini dimulai saat diagnosis diumumkan hingga akhir hayat pasien. Pasien sakit parah yang melakukan perawatan paliatif bisa bertahan hidup lebih lama dari vonis dokter. Penderita kanker parah divonis. akan meninggal dalam waktu 3 bulan, bisa bertahan hingga 2 tahun dengan perawatan paliatif.

Namun, perawatan paliatif bukan untuk menunda kematian. Tetapi membelikan kesempatan pasien sakit parah meninggal dengan rasa tidak tersiksa. Bila proses kelahiran dipersiapkan dengan baik dan sukacita, maka proses kematian juga harus dipersiapkan dengan baik dan dalam keadaan senang.

Meski pasien telah meninggal dunia, perawatan paliatif tidak berhenti. Relawan paliatif akan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang berduka Seorang dokter periu memiliki empati besar dai keterampian khusus dalam melakukan melakukan perawatan pafiatif ini.

Penyampaian kabar buruk, kepada pasien tidak bisa sembuh dan harus dilakukan perawatan paliatif, ada etikanya Ketika menyampaikan kabar buruk sebaiknya tidak menimbulkan stres mendalam bagi pasien maupun keluarganya yang berakibat semakin cepat proses kematian pasien.

Tindakan euthanasia dtekukan jika perawatan pafiatif sudah dtekukan, tetapi pasien maste menderita Tidak mudah melakukan tindakan euthanasia, karena banyak faktor yang harus dipertimbangan.Misalnya, permintaan pasien, permintaan keluarga dasar hukum, adat istiadat setempat agama dan lain-lain.

 

Incoming search terms:

  • CS 1
  • CS 2
  • CS 3

Bagikan informasi tentang Harapan Hidup Pasien Kanker Lebih Lama dengan Terapi Paliatif kepada teman atau kerabat Anda.

Harapan Hidup Pasien Kanker Lebih Lama dengan Terapi Paliatif | Caca.co.id

Komentar dinonaktifkan: Harapan Hidup Pasien Kanker Lebih Lama dengan Terapi Paliatif

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 80.000
Ready Stock
OFF 44%
Rp 25.000 Rp 45.000
Ready Stock
SIDEBAR
 
error: Content is protected !!