• Kontak Kami
  • Hotline : 083811131344
  • SMS : 083811131344
  • BBM : 5C58CBCC

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » cara menghilangkan mata panda

cara menghilangkan mata panda

Diposting pada 31 Maret 2015 oleh khanza

cara menghilangkan mata panda

mata panda mata panda

Sakit flu ternyata juga berdampak pada penampilan. Wajah seseorang akan terlihat tidak segar dan tampak lelah, serta kulit menjadi terlihat kusam. Bahkan mata akan terlihat berair, sedikit bengkak dan timbul lingkar hitam di Bawah Mata atau mata panda. Bagaimana mengatasinya?

Mata panda atau Lingkar hitam di Bawah Mata membuat penampilan seseorang tampak kurang menarik. Wajah menjadi terlihat tidak segar dan lelah, serta kulit menjadi kusam. Alhasil, Anda juga akan terlihat lebih tua. Mereka yang sakit flu juga bisa mengalami masalah mata panda.

Menurut dr. Henti Widowati, M.Biomed (AAM), dokter ahli antiaging, sakit flu menyebabkan mata panda, karena proses alergi menimbulkan rasa gatal di sekitar hidung. Secara otomatis seseorang akan sering mengusap atau menekan daerah hidung dan mata terjadi pembengkakan di bawah mata, sehingga timbulah mata panda.

Penyebab Mata panda atau Lingkar hitam di Bawah Mata. Secara umum berikut beberapa penyebab timbulnya Mata panda antara lain:

  1. Keturunan

Faktor keturunan merupakan penyebab tersering timbulnya mata panda. Kulit di bawah mata secara keturunan lebih tipis dari biasanya sehingga bayangan dari pembuluh mata di bawah mata terlihat dari luar. Penyebab bawaan lainnya adalah dalamnya tulang sekitar mata (tulang orbita) sehingga terlihat bayangan hitam dari luar.

  1. Alergi dan penyakit- penyakit eksim, asma dan rhinitis. Alergi dan penyakit- penyakit tersebut dapat menyebabkan mata bengkak. Karena gatal Anda tentu akan sering mengusap atau menggaruk daerah bawah mata sehingga mata lebih bengkak dan jadilah mata panda.
  2. Usia. Dengan bertambahnya usia, kolagen di bawah kulit akan berkurang. Hal tersebut menyebabkan penipisan kulit, sehingga aliran darah di bawah kulit lebih terlihat dan tampak kebiruan.
  3. Kehamilan dan menstruasi. Kedua hal ini menyebabkan anemia (kekurangan zat besi) sehingga kadar O2 menurun, darah yang kekurangan O2 akan terlihat lebih gelap, sehingga di bawah mata pun terlihat lebih gelap.
  4. Obat-obatan. Obat yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah untuk penyakit jantung, ginjal, kelainan hati, seperti aspilet, menyebabkan aliran darah juga lebih banyak di bawah mata.
  5. Kurang tidur. Kurang tidur menyebabkan kulit terlihat pucat, sehingga aliran darah di bawah kulit bawah mata lebih terlihat.
  6. Alkohol dan rokok.

Alkohol dan rokok sebagai radikal bebas akan cepat merusak kolagen kulit, sehingga kulit lebih tipis, sehingga bayangan pembuluh darah bawah kulit lebih terlihat.

  1. hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi terjadi karena paparan matahari menimbulkan hiperpigmentasi di bawah mata.

  1. Kosmetik riasan mata. Kosmetik riasan mata bisa menyebabkan timbulnya masalah lingkaran hitam di bawah mata. Oleh karena itu, selalu bersihkan dengan benar kosmetik mata yang digunakan.
  2. Makanan dengan kadar garam tinggi. Makanan yang berkadar garam tinggi dapat menyebabkan penahanan cairan dalam tubuh (water retention) sehingga menyebabkan bengkak di bawah mata.

Mencegah Lingkar Hitam di bawah mata.

Sebelum timbulnya masalah mata panda sebaiknya Anda melalukan langkah pencegahan dengan menghindari penyebabnya. Namun, jika penyebabnya adalah faktor keturunan akan lebih sulit dihilangkan. Tetapi Anda bisa melakukan tindakan estetika seperti melakukan treatment filler di bawah mata yang dapat menghilangkan gelap di bawah mata.

Jika penyebab  timbulnya lingkar hitam di bawah mata karena proses alergi maka sebaiknya menghindari faktor-faktor pemicu alergi. Sementara faktor usia bisa disiasati dengan banyak minum antioksidan untuk membantu menahan proses penuaan. Misalnya dengan minum vitamin C, serta vitamin-vitamin antioksidan lainnya seperti glutation, pygnogenol yang dapat membantu mempertahankan kolagen kulit dan pembuluh darah.

Sedangkan jika penyebab timbulnya lingkar hitam di bawah mata karena kehamilan dan menstruasi maka bisa dibantu dengan mengonsumsi vitamin yang mengandung zat besi dan Vitamin B-kompleks. Penggunaan obat-obatan bisa dikonsultasikan kepada dokter. Misalnya berkonsultasi mengenai apakah ada obat- obatan lain sebagai pengganti obat-obatan untuk penyakit yang diderita dengan fungsi yang sama.

Di samping itu sebaiknya tidur cukup 8 jam setiap hari menghindari konsumsi alkohol dan rokok, banyak minum air putih, serta menghindari makanan yang terlalu asin. Sebaiknya minum suplemen antioksidan dan vitamin penambah darah bila mengalami anemia, karena anemia juga membuat menjadi buruk.

Selain itu, untuk menghindari terjadinya hiperpigmentasi termasuk di bawah mata sebaiknya rutin menggunakan sunblock dengan SPF (sun protection factor) minimal 30, serta memakai kacamata hitam dan topi bila beraktivitas di tempat yang banyak sinar mataharinya. Selain itu, jika menggunakan riasan, segera bersihkan mata dengan benar sebelum tidur. Krim hingga Treatment. Jika sudah timbul lingkar hitam di bawah mata maka bisa mengoleskan krim-krim pencerah atau lightening cream. Lightening cream tanpa kandungan retinoid bisa digunakan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada malam hari. Jika dilakukan rutin, maka hasilnya akan tampak minimal setelah 30 hari pemakaian.

Ketika memakai krim, yang harus diperhatikan adalah penggunaannya dengan cara usapkan perlahan di atas tulang mata dan tidak terlalu dekat mata karena krim dapat mengiritasi mata.

Treatment-treatment lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi lingkar hitam di bawah mata atau mencerahkan kulit di bawah mata adalah peeling, mikrodermabrasi, dan laser untuk menguatkan kulit, serta filler. Peeling adalah salah satu treatment yang menggunakan bahan kimia sebagai bahan utama. Prinsipnya adalah “merusak” bagian kulit tertentu untuk meregenerasi kulit.

Sementara treatment mikrodermabrasi adalah suatu teknik perawatan kulit wajah dengan cara abrasi atau pengelupasan kulit. Tujuannya untuk penanganan bekas luka, warna hitam akibat jerawat, serta kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet. Sedangkan treatment filler adalah menyuntikkan sejumlah zat ke dalam lapisan kulit untuk mengatasi problem wajah dan tubuh akibat penuaan kantung mata, keriput dan lain-lain.

Treatment-treatment tersebut sebaiknya dilakukan secara berkala dan rutin. Treatment peeling dan mikrodermabrasi dilakukan 3 minggu sekali, treatment dilakukan 1 bulan sekali, serta treatment filler dilakukan 6-12 bulan sekali. Efek samping dari treatment- treatment tersebut adalah terjadinya iritasi bila melakukan peeling dengan konsentrasi yang terlalu tinggi.

 

Incoming search terms:

Bagikan informasi tentang cara menghilangkan mata panda kepada teman atau kerabat Anda.

cara menghilangkan mata panda | Caca.co.id

Komentar dinonaktifkan: cara menghilangkan mata panda

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR